Cara menggunakan kalkulator margin proyek interior
- Isi biaya langsung. Masukkan item material, upah tukang dan mandor, subkontraktor, dan biaya lain (jumlah × harga satuan). Tekan “Muat contoh” untuk melihat cara pengisiannya.
- Tentukan overhead dan kontingensi. Overhead adalah biaya kantor dan admin yang harus ditutup proyek. Kontingensi adalah cadangan bila biaya meleset.
- Pilih target. Gunakan margin (persen dari harga jual) atau markup (persen dari biaya), dan tentukan apakah target dihitung setelah PPh final.
- Atur pajak lalu baca hasilnya. Pilih tarif PPh final dan PPN, uji skenario diskon dan biaya membengkak, lalu cetak PDF atau kirim ringkasan ke WhatsApp.
Rumus menghitung harga penawaran proyek interior
Kalkulator memakai lima rumus berikut. Bila Anda ingin menghitung manual di spreadsheet, urutannya sama.
Total biaya (HPP) = Biaya langsung × (1 + overhead% + kontingensi%)
Harga penawaran = Total biaya ÷ (1 − margin − tarif PPh final)
Bila memakai markup: Harga penawaran = Total biaya × (1 + markup)
Laba bersih = Harga penawaran − Total biaya − PPh final
Total tagihan = Harga penawaran × (1 + PPN)
Rumus kedua berlaku bila target margin dihitung setelah PPh final (laba bersih). Pilihan lain tersedia di kalkulator.
Contoh: biaya langsung Rp 50.110.000, overhead 8%, kontingensi 5%, target margin bersih 20%, PPh final 1,75% (sama dengan tombol “Muat contoh” di kalkulator).
Beda margin dan markup, dan mengapa sering salah
Markup dihitung dari biaya, margin dihitung dari harga jual, sehingga angka persen yang sama menghasilkan laba yang berbeda. Rumus konversinya: markup = margin ÷ (1 − margin) — misalnya margin 20% dari harga jual setara markup 25% dari biaya. Bila keduanya tertukar, laba yang Anda terima lebih kecil dari yang direncanakan.
Komponen biaya yang wajib masuk RAB dan HPP proyek interior
- Biaya langsung: material (multiplek, HPL, hardware, cat), upah tukang dan mandor, subkontraktor (listrik, AC, plumbing), serta biaya lain seperti transport, mobilisasi, dan izin gedung.
- Overhead: biaya kantor, admin, gaji staf, kendaraan, dan pengeluaran lain yang tidak melekat pada satu proyek tetapi harus ditutup oleh seluruh proyek.
- Kontingensi: cadangan untuk kenaikan harga material atau pekerjaan ulang. Besarnya bergantung pada kompleksitas proyek dan kepastian harga; kalkulator ini memberi nilai awal 5% yang bisa Anda ubah.
- Pajak: PPh final jasa konstruksi dan, bila Anda PKP, PPN atas tagihan.
PPh final dan PPN pada proyek interior
Kontraktor interior yang usahanya tergolong jasa konstruksi umumnya dikenai PPh final berdasarkan kualifikasi usaha. Tarif berikut mengacu pada informasi Direktorat Jenderal Pajak tentang PP 9/2022.
| Kualifikasi usaha | Tarif |
|---|---|
| Kualifikasi usaha kecil | 1,75% |
| Kualifikasi menengah, besar, atau spesialis | 2,65% |
| Tanpa sertifikat badan usaha | 4% |
Untuk PPN, kebijakan sejak 1 Januari 2025 menetapkan tarif 12% dengan dasar pengenaan pajak nilai lain 11/12 untuk barang dan jasa non-mewah, sehingga beban efektifnya 11%, sebagaimana dijelaskan dalam penjelasan DJP tentang PPN 2025. Kalkulator memakai 11% sebagai nilai awal dan bisa Anda ubah.
5 kesalahan kontraktor interior saat menghitung harga penawaran
- Menukar markup dengan margin, sehingga laba riil lebih kecil dari rencana.
- Melupakan overhead, padahal biaya kantor dan admin tetap berjalan meski proyek belum menghasilkan.
- Tanpa kontingensi, sehingga kenaikan harga material langsung memotong laba.
- Tidak menghitung PPh final sebagai pengurang laba, terutama pada penawaran yang tarifnya sudah dipatok.
- Tidak menguji diskon negosiasi, sehingga harga akhir turun di bawah titik impas tanpa disadari.
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana cara menghitung harga penawaran proyek interior?
Jumlahkan biaya langsung (material, upah, subkon, biaya lain), lalu tambahkan overhead dan kontingensi untuk mendapat total biaya (HPP). Bila target Anda adalah laba bersih, bagi total biaya dengan (1 − target margin − tarif PPh final). Bila memakai markup, kalikan total biaya dengan (1 + markup). Tambahkan PPN bila Anda PKP. Kalkulator di halaman ini menjalankan semua langkah itu secara otomatis.
Berapa margin keuntungan kontraktor interior yang wajar?
Tidak ada angka baku, karena margin bergantung pada jenis pekerjaan, ukuran proyek, tingkat risiko, dan struktur biaya perusahaan. Sebagai acuan awal, kalkulator menandai margin bersih di bawah 10% sebagai tipis dan 20% ke atas sebagai sehat. Angka itu acuan umum dari kami, bukan standar industri, jadi sesuaikan dengan kondisi usaha Anda.
Apakah PPh final jasa konstruksi dihitung dari harga sebelum PPN?
Umumnya PPh final dihitung dari nilai kontrak atau tagihan tanpa PPN, dan kalkulator ini memakai dasar tersebut. Konfirmasikan dengan konsultan pajak Anda, karena penerapannya bergantung pada isi kontrak dan kualifikasi usaha.
Apakah kalkulator ini bisa dipakai untuk RAB interior rumah, kantor, atau kitchen set?
Bisa. Kalkulator tidak membatasi jenis pekerjaan: Anda sendiri yang menentukan item, jumlah, dan harga satuannya. Isi luas area bila ingin melihat harga dan biaya per m².
Bagaimana memastikan laba proyek sesuai rencana setelah proyek berjalan?
Catat biaya realisasi per proyek (material, upah, subkon) dan bandingkan dengan RAB secara berkala, tidak menunggu proyek selesai. Pencatatan di software akuntansi seperti Accurate atau Kledo membuat selisih terlihat lebih awal. Rapihin.id membantu menyiapkan pencatatan per proyek tersebut.
